Arsip untuk ‘kabar’ Kategori
Selamat Jalan, Abuya…
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…
Tasikmalaya, Kompas – Bangsa Indonesia kehilangan tokoh/ulama nasional Kiai Haji M Ilyas Ruhiat (73) yang juga mantan Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (1994-1999). Pemimpin Pondok Pesantren Cipasung Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia hari Selasa (18/12) pukul 16.15 di kediamannya di Pondok Pesantren Cipasung karena sakit.
Kepergian Ajengan Cipasung ini hanya berselang enam bulan sejak istrinya, Hj Dedeh Fuadah, meninggal, juga karena sakit. Almarhum meninggalkan tiga anak dan 11 cucu. Almarhum mengembuskan napas terakhir di kamarnya. Saat itu tengah berkumpul dua putri almarhum, Neng Ida Nurhalida dan Enung Nur Saidah, serta sejumlah kerabat dan santri.
Menjelang magrib sekitar pukul 17.30, jenazah almarhum dishalatkan di masjid di lingkungan pesantren. Ribuan santri ikut menyalatkan almarhum di dua lantai masjid yang penuh. Tamu-tamu dari berbagai daerah pun hadir ikut berdukacita. Jenazah almarhum akan dimakamkan Rabu (18/12) di pemakaman keluarga di kompleks pesantren tersebut.
Menurut putra sulung almarhum, Acep Zamzam Noor, sebulan terakhir ayahnya dirawat di rumah karena komplikasi stroke, jantung, dan diabetes. Sebelum dirawat di rumah, almarhum dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, selama dua bulan. Karena dokter menyatakan almarhum sudah bisa dirawat di rumah, keluarga membawanya pulang.
“Sakit diabetesnya sudah diidapnya sejak tahun 1970-an. Dalam lima tahun terakhir sudah terkena stroke ringan tiga kali. Yang terakhir kali mengakibatkan almarhum sudah tidak ingat apa-apa lagi. Bahkan, selama ini almarhum sudah tidak bisa lagi berkomunikasi,” tutur Acep yang juga penyair ini.
Mohammad Ilyas Ruhiat lahir 31 Januari 1934. Ayahnya adalah Ruhiat bin Abdul Ghofur. Ibunya adalah Aisyah binti Kosasih. Di bidang kenegaraan Ajengan Cipasung ini antara lain pernah menjadi anggota MPR Utusan Daerah Jawa Barat (1992-1997) dan anggota DPA Komisi Kesra (1998-2003). (adh/dmu)
~ Kompas, Rabu, 19 Desember 2007
Komentar (1)