14 November 2007

“Mencari alasan adalah racun paling mematikan dalam meraih keberhasilan. Seribu satu jenis alasan akan muncul manakala seseorang tak mampu jujur pada dirinya. Ia tak mau mengakui kelemahan dan kesalahan dirinya. Andai ia jujur, ia akan mengakui kelemahan dan kesalahan itu dan memperbaikinya…

Orang yang berhasil mencapai cita-citanya tidak tergoda oleh alasan. Ia akan bergerak bangkit meskipun berbagai rintangan menghadang. Tidak ada waktu bagi orang yang berhasil untuk menunda lagi apa yang seharusnya dikerjakan sekarang. Sebab baginya, waktu adalah nyawa.”

3 comments so far

  1. Nico on

    Assalamu’alikum.
    Ketika aku menelusuri links di blog seorang teman, aku menemukan nama yang sangat familiar di mata dan telingaku, lalu ku klik nama itu dan masuklah aku pada web ini.
    Apa kabar Alfa?Bangga melihat kamu yang selalu productive. Ngiri juga karena aku belum bisa berlari cepat seperti dirimu.
    Apa kabar sang Bundamu, masih giatkan di PUAN dan Fatayat? Salam ya buat beliau, dari Nihayah Blokagung Banyuwangi.
    Salam

  2. zackyku on

    gus, jadi teringat lagu lama:
    mencari sebab, mencari alasan…
    selebihnya lupa.
    Kutunggu buku yang lain.

  3. zen on

    Seorang pendaki himalaya pernah ditanya kenapa ia begitu ingin mencapai puncak dunia. ia bilang: karena ada gunung di sana. ya, kaki langit memang ada di ufuk sana. di depan sana. entah di mana persisnya.


Leave a reply